Melestarikan Permainan Rakyat Nusa Tenggara Barat

Arena Lestari

Melestarikan Permainan Rakyat Nusa Tenggara Barat melalui Teknologi Digital yang Inklusif dan Interaktif.

Arena Lestari merupakan platform pelestarian budaya yang menghadirkan permainan rakyat Nusa Tenggara Barat dalam bentuk digital, edukatif, dan inklusif. Melalui pemanfaatan teknologi, Arena Lestari berupaya menjaga keberlangsungan warisan budaya sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda agar tetap hidup dan dikenali lintas zaman.

Arena Lestari

Sekilas Tentang Arena Lestari

Mengenal Arena Lestari

Arena Lestari dikembangkan sebagai media pelestarian permainan rakyat berbasis teknologi yang mengintegrasikan unsur edukasi, interaktivitas, dan aksesibilitas. Platform ini mendokumentasikan berbagai permainan tradisional dari tiga etnis besar di Nusa Tenggara Barat—Sasak, Samawa, dan Mbojo—lalu menyajikannya kembali dalam bentuk yang lebih menarik dan mudah dipelajari oleh masyarakat luas.

Selengkapnya

About

Berisi informasi mengenai Arena Lestari, visi dan misi program, permainan tradisional yang didokumentasikan, serta pengembangan teknologi yang digunakan.

Lihat About

Gallery

Berisi dokumentasi permainan tradisional, kegiatan penelitian, proses pengembangan aplikasi, dan kegiatan edukasi budaya.

Lihat Gallery

Contact

Berisi informasi kontak, formulir komunikasi, serta peluang kerja sama dan kolaborasi.

Hubungi Kami

Nilai yang Kami Usung

Pelestarian Budaya

Mengenalkan kembali permainan rakyat kepada generasi muda agar warisan budaya tidak hilang ditelan zaman.

Edukasi

Menjadikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran yang menumbuhkan nilai karakter.

Inklusivitas

Menyediakan akses pembelajaran yang ramah bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.

Inovasi

Menggabungkan budaya lokal dengan teknologi digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang baru.

Tentang Arena Lestari

Arena Lestari lahir dari satu keprihatinan sederhana: anak-anak hari ini lebih akrab dengan permainan global di layar ponsel daripada permainan dari kampung halamannya sendiri. Arus modernisasi dan derasnya konten digital membuat permainan tradisional perlahan terpinggirkan, bukan karena tidak bernilai, melainkan karena kalah ruang dan kalah cara dalam menarik perhatian generasi muda.

Padahal, Nusa Tenggara Barat menyimpan kekayaan yang luar biasa. Tiga etnis besarnya, Sasak, Samawa, dan Mbojo, melahirkan ratusan bentuk permainan rakyat yang tidak sekadar menghibur, tetapi juga membentuk karakter. Di dalamnya terkandung nilai gotong royong, keberanian, strategi, sportivitas, hingga keseimbangan antara manusia dan alam.

Arena Lestari hadir untuk menjawab tantangan itu. Kami adalah platform pelestarian budaya berbasis teknologi yang memadukan tiga hal sekaligus: edukasi, interaktivitas, dan aksesibilitas. Permainan rakyat NTB kami dokumentasikan secara menyeluruh, sejarah, aturan, nilai, hingga cara bermainnya, lalu kami hidupkan kembali dalam format digital yang menarik dan mudah dipelajari.

Dengan menggabungkan kekayaan budaya lokal dan teknologi masa kini, Arena Lestari ingin membuktikan bahwa pelestarian tidak harus berhenti pada dokumentasi yang pasif. Warisan budaya bisa kembali hidup, untuk dimainkan, dipelajari, dan dibanggakan oleh generasi yang akan datang.

Visi

Menjadi platform pelestarian permainan rakyat Nusa Tenggara Barat yang inklusif, edukatif, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital, sehingga warisan budaya lokal dapat terus hidup dan diwariskan lintas generasi.

Misi

Arena Lestari menjalankan lima misi utama: mendokumentasikan dan menghidupkan kembali permainan rakyat NTB dalam format digital, menciptakan media pembelajaran budaya yang menyenangkan dan ramah anak, membuka akses yang setara bagi anak penyandang disabilitas, menjadikan permainan rakyat sebagai sarana pendidikan karakter, serta mengaktifkan kembali ruang publik dan sekolah sebagai tempat belajar dan bermain budaya.

Komitmen Inklusi: Budaya untuk Semua

Salah satu yang membedakan Arena Lestari adalah komitmennya pada inklusi. Kami percaya bahwa pelestarian budaya tidak boleh hanya dinikmati oleh mereka yang mampu secara fisik dan teknologi, tetapi harus terbuka bagi semua kalangan.

Karena itu, setiap konten Arena Lestari dirancang dengan prinsip Universal Design. Bagi teman-teman tunanetra, tersedia narasi audio yang memandu pengalaman bermain. Bagi teman-teman tunarungu, disediakan subtitle dan bahasa isyarat digital. Navigasi dibuat sederhana dan berbasis simbol visual agar mudah dipahami oleh pengguna dari beragam latar belakang kemampuan.

Tim & Mitra

Arena Lestari digerakkan oleh kolaborasi lintas disiplin. Akademisi budaya dan teknologi, pegiat olahraga tradisional, pengembang Augmented Reality lokal, videografer, desainer, hingga komunitas penyandang disabilitas bekerja bersama untuk memastikan setiap permainan terdokumentasi dengan akurat sekaligus tersaji dengan menarik dan inklusif.

Program ini juga didukung oleh jaringan mitra strategis: perguruan tinggi seperti Universitas Mataram, UNU NTB, dan UIN Mataram; Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia atau KPOTI NTB; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; komunitas budaya dan yayasan disabilitas; serta sekolah dan SLB mitra.

Permainan Tradisional

Arena Lestari mengangkat empat permainan rakyat sebagai langkah awal pelestarian: Balap Jajar Karpet, Barapan Kebo, Palentong, dan Cetik. Keempatnya berasal dari kekayaan budaya Nusa Tenggara Barat dan masing-masing membawa cerita, nilai, serta cara bermain yang khas.

Balap Jajar Karpet

Strategi di atas karpet—susun tiga sejajar, menangkan permainan.

Sejarah. Balap Jajar Karpet merupakan pengembangan modern dari permainan tradisional Balap Jajar yang telah dimainkan secara turun-temurun di Indonesia. Pada dasarnya, ini adalah permainan strategi yang mengandalkan kecermatan, konsentrasi, dan kemampuan menyusun taktik. Dalam perkembangannya, Balap Jajar dimodifikasi menjadi versi “karpet” agar lebih praktis, menarik, dan mudah dimainkan secara berkelompok—baik di lingkungan sekolah maupun komunitas.

Nilai yang Diajarkan. Kerja sama, kecermatan, saling menghargai, dan kemampuan berpikir strategis.

Cara Bermain. Permainan dimainkan oleh dua regu atau individu, dan masing-masing memiliki tiga bidak dengan warna berbeda. Tujuannya adalah menyusun tiga bidak sejajar—secara horizontal, vertikal, atau diagonal. Sebelum memindahkan bidak, pemain harus mengambil kartu tantangan dan menjawab pertanyaan yang tertera. Jika jawaban benar, pemain boleh memindahkan bidaknya; jika salah, giliran berpindah ke lawan.

Alat yang Dibutuhkan. Karpet bergambar papan Balap Jajar, enam bidak permainan, kartu tantangan, stopwatch atau timer, serta area bermain yang cukup.

Barapan Kebo

Adu cepat sepasang kerbau di sawah berlumpur Sumbawa.

Sejarah. Barapan Kebo, atau Karapan Kerbau, adalah permainan rakyat sekaligus kesenian tradisional masyarakat Sumbawa. Tradisi ini biasanya dilaksanakan pada awal musim tanam padi, di sawah yang sengaja dibiarkan berlumpur. Lebih dari sekadar hiburan rakyat, Barapan Kebo menjadi simbol kebersamaan, kekuatan, dan eratnya budaya agraris masyarakat Sumbawa.

Nilai yang Diajarkan. Keberanian, ketangguhan, kebersamaan, dan kebanggaan terhadap budaya agraris.

Cara Bermain. Setiap peserta menggunakan sepasang kerbau jantan yang dikelompokkan berdasarkan umur dan kelas pertandingan. Joki berdiri di atas alat bernama kareng sambil mengendalikan kerbau menggunakan mangkar. Pemenang ditentukan dari pasangan kerbau tercepat yang berhasil mencapai dan menyentuh saka.

Alat yang Dibutuhkan. Sepasang kerbau jantan, noga, kareng, mangkar, saka atau tiang finish, serta sawah berlumpur sebagai arena balapan.

Palentong

Seni melempar dari Sumbawa: akurasi, fokus, dan strategi.

Sejarah. Palentong dikembangkan dari salah satu permainan rakyat Rabanga asal Sumbawa. Nama Palentong berasal dari Bahasa Sumbawa yang berarti melempar. Dalam permainan ini, pemain melempar alat dari kayu yang disebut taba atau katu untuk mengenai sasaran, dengan mengandalkan ketangkasan, fokus, dan strategi.

Nilai yang Diajarkan. Konsentrasi, ketepatan, sportivitas, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.

Cara Bermain. Palentong dapat dimainkan secara individu maupun beregu, dengan kategori single dan double. Pemain melempar taba ke arah sasaran yang disebut bet secara bergiliran dari area lempar yang telah ditentukan. Setiap lemparan yang mengenai sasaran akan memperoleh poin.

Alat yang Dibutuhkan. Taba atau katu, bet sebagai sasaran, serta arena permainan berukuran 5×15 meter untuk putra dan 5×13 meter untuk putri.

Cetik

Menjentik biji asam, permainan halus khas Lombok Tengah.

Sejarah. Cetik adalah permainan tradisional khas Lombok Tengah yang menggunakan biji asam jawa tua, atau dalam bahasa setempat disebut tolang bageq, sebagai alat permainan utama. Nama Cetik berasal dari kata jentik, yaitu teknik menjentik biji menggunakan ibu jari dan telunjuk.

Nilai yang Diajarkan. Strategi, konsentrasi, koordinasi tangan-mata, dan kesabaran.

Cara Bermain. Cetik dimainkan oleh dua orang secara bergiliran. Pemain membuat lubang kecil di tanah sebagai target, lalu menyebar semua biji asam di sekitar area permainan. Pemain kemudian menjentik biji menggunakan ibu jari agar masuk ke dalam lubang.

Alat yang Dibutuhkan. Tolang bageq, lubang kecil di tanah, kayu atau benda kecil untuk membuat lubang, serta area tanah yang datar dan bersih.

Pengembangan Teknologi

Menghidupkan permainan rakyat melalui Augmented Reality yang inklusif.

Augmented Reality

Inti dari Arena Lestari adalah pemanfaatan teknologi Augmented Reality untuk menghadirkan permainan rakyat NTB dalam format digital yang dapat dijalankan melalui ponsel pintar dan tablet. Dengan pendekatan ini, permainan tradisional tidak hanya didokumentasikan, tetapi benar-benar dihidupkan kembali dalam pengalaman yang imersif dan interaktif.

Fitur Inklusif

Aplikasi dirancang dengan prinsip Universal Design. Fitur yang disiapkan mencakup suara pemandu, narasi audio, subtitle interaktif, bahasa isyarat digital, navigasi berbasis simbol visual, serta umpan balik multimodal yang memadukan visual, audio, dan haptik.

Proses Pengembangan

Pengembangan Arena Lestari berjalan melalui riset lapangan, dokumentasi permainan, kurasi, desain visual, pembuatan prototipe, pemrograman aplikasi AR, uji coba lapangan di sekolah dan SLB mitra, hingga peluncuran publik dan diseminasi.

Mari Bersama Melestarikan Permainan Rakyat

Pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama. Arena Lestari mengajak masyarakat, sekolah, komunitas, dan berbagai pihak untuk berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan permainan rakyat sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Hubungi Kami

Lokasi Bermain

Temukan Lokasi Permainan Arena Lestari

Pilih lokasi berdasarkan jenis permainan, lihat alamatnya, dan buka langsung di Google Maps untuk menuju lokasi bermain.

Contact

Hubungi Arena Lestari

Mari bermain dan melestarikan budaya bersama.

Punya pertanyaan, ingin tahu lebih banyak, atau tertarik bekerja sama dengan Arena Lestari? Kami senang mendengar dari Anda. Silakan isi formulir di bawah ini atau hubungi kami melalui kanal resmi yang tersedia, dan tim kami akan menindaklanjuti pesan Anda sesegera mungkin.

Hubungi Kami

Kolaborasi

Arena Lestari tumbuh dari kolaborasi, dan kami selalu terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak. Jika Anda merasa terpanggil untuk ikut menjaga warisan budaya ini, mari berkolaborasi bersama kami.

  • Sekolah dan SLB dapat bergabung sebagai mitra uji coba dan implementasi media pembelajaran.
  • Komunitas budaya dapat berbagi dokumentasi dan pelaku permainan rakyat.
  • Pemerintah daerah dan dinas terkait dapat mendukung melalui kebijakan dan keberlanjutan program.
  • Pegiat teknologi dan kreatif dapat terlibat dalam pengembangan konten serta aplikasi.
  • Media dan jaringan literasi dapat membantu memperluas publikasi dan diseminasi.